halooooooo :)

WELCOMMMMMMMMMMMMMMMM

Senin, 08 Juli 2013

" KEINDAHAN KEPULAUAN SERIBU "


Gambar 1. Kepulauan seribu via google earth

Gambar 2. sunset kepulauan seribu

Gambar 3. tim observasi kelautan

Gambar 4. observasi LIT terumbu karang

Gambar 5. pengibaran bendera kelautan unpad

Gambar 6. peringatan world ocean day 

Gambar 7. pemetaan kepulauan seribu

kepulauan seribu merupakan bagian alam bahari yang berada di bagian utara kota Jakarta, letak kepulauan seribu masuk pada wilayah Jakarta utara dan termasuk dalam kabupaten Jakarta utara. Di kepulauan seribu terdapat pulau-pulau kecil yang berda di sekitar kepulauan seribu diantaranya pulau semak daun, pulau air, pulau kelapa, pulau bira besar, pulau bira kecil dan yang lainnya. Akses menuju kepulauan seribu sangatlah mudah karena terdapat beberapa akses transportasi menuju kepulaun seribu diantaranya :
1.      kapal predator yang berangkat dari marina ancol dengan waktu tempuh ± 1 jam menuju kepulauan seribu, untuk kapal predator ini memiliki kapasitas sebanyak 10 -15 orang dengan fasilitas yang eksekutif

2.      kapal kerapu yang berangkat dari pelabuhan ikan muara angke dengan waktu tempuh ± 2 jam menuju kepulauan seribu, kapal kerapu ini memiliki kapasitas sebanyak 50 orang kapal ini termasuk kapal cepat

3.      kapal ojeg yang berangkat sama dengan kapal kerapu dari muara angke hanya saja berbeda titik keberangkatan kapal, kapal ojeg menuju kepulauan seribu dengan waktu tempuh ± 4 jam sampai  di kepulauan seribu, kapal ojeg ini termasuk pada kategori kapal klas ekonomi


Jika melakukan perbandingan keadaan kepulauan seribu dengan kepulauan lain yang berada di Indonesia bahwa kepulauan seribu termasuk pada kepulauan yang modern dan maju. Kepulauan seribu memiliki persandaran dermaga yang sesuai, kemudian listrik di kepulauan seribu 24 jam dalam keadaan ON. Setelah dilakukan observasi pulau dan perairan pulau bahwa kepulauan seribu keindahan bawah laut yang cukup menarik sehingga banyaknya para wisatawan yang menginjakan kaki di kepulauan seribu, hasil dari observasi perairan bawah laut kepulauan seribu dengan menggunakan suatu metode penilaian terumbu karang yaitu line intercept transeck dan menghasilkan tututpan karang yang cukup baik sebesar 30-50% dan perairan di kepulauan seribu didominasi oleh pasir (16.16 %), rubble (11.08 %) ini hasil observasi bulan mei 2013, kemudian banyaknya aneka ragam jenis karang yang tumbuh di sekitar perairan kepulauan seribu. Bukan hanya observasi di bawah laut saja yang dilakukan melainkan di permukaan perairan kepulauan seribu dan mendapatkan hasil suhu perairan sekitar 30-31˚C dengan substrat pasir berkarang. 
So Visit Thousand Island :) 

Rabu, 07 November 2012

materi akustik kelautan IV antenuasi gelombang suara


Atenuasi Gelombang Suara
Atenuasi adalah kekuatan sinyal berkurang atau melemah bila jaraknya terlalu jauh melalui media transmisi, baik dengan menggunakan media transmisi guide seperti kabel, atau media transmisi unguide seperti gelombang. Atenuasi biasa terjadi pada sinyal analog, karena atenuasi berubah-ubah sebagai fungsi frekuensi, sinyal yang diterima menjadi menyimpang dan mengurangi tingkat kejelasan.  Dalam arti lain atenuasi adalah melemahnya sinyal yang diakibatkan oleh adanya jarak yang semakin jauh yang harus ditempuh oleh suatu sinyal mdan juga oleh karena makin tingginya frekuensi sinyalo mengalami berbagai perlakuan dari medium (kanal) yang dilaluinya. Ada satu mekanisme dimana sinyal yang melewati suatu medium mengalami pelemahan energi yang selanjutnya yang diokenal dengan atenuasi (Pelemahan atau redaman) sinyal. Atenuasi disebabkan oleh 3 faktor, yaitu Absorpsi, Hamburan (scattering) dan Mikro-beding.
Atenuasi terjadi sebelum pantulan (refleksi) dari gelombang suara. Medium seperti jaringan (tissue) akan menurunkan amplitudo dan intensitas ketika suara menembusnya. Reduksi amplitudo dan intensitas gelombang dalam perjalanan melewati medium disebut atenuasi. Adapun satuan dari atenuasi adalah decibels (dB). Sedangkan koefisien atenuasi adalah atenuasi yang terjadi persatuan panjang gelombang yang satuannya decibels per centimeter (dB/cm)

http://puskaradim.blogspot.com/2010/06/gelombang.html
http://www.scribd.com/doc/52299378/19/Atenuasi

Rabu, 10 Oktober 2012

materi akustik kelautan III shadow zone


Shadow zone
Shadow Zone adalah suatu wilayah dimana gelombang suara tidak dapat merambat atau lemah sehingga hampir tidak dapat merambat dalam suatu medium yang disebabkan oleh gelombang suara mengalami kehilangan transmisi. Di kolom perairan, gelombang suara mengalami pembelokan gelombang suara (refraksi) yang terjadi karena adanya perbedaan kedalaman, salinitas dan suhu ait laut.  Pengaruh yang paling nyata terlihat, yaitu jika terjadi kenaikan suhu air laut sebesar 1oC, maka akan menyebabkan meningkatnya kecepatan gelombang suara sebesar 1m/detik, sedangkan di lapisan permukaan pertambahan kecepatan suara bertambah akibat pertambahan suhu sebesar 3 m/s/oC.  Akibatnya jika suhu meningkat menurut kedalaman maka gelombang suara yang dipancarkan akan cenderung dibelokan ke arah permukaan air yang suhunya lebih tinggi. Sebaliknya jika suhu menurun karena kedalaman maka gelombang suara akan terus berjalan menuju dasar perairan dan mengalami pembelokkan secara perlahan ke dasar perairan.  Pada lapisan termoklin, dimana suhu berubah secara drastis maka terdapat pembagian arah gelombang suara yang dipancarkan.
http://t0.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcSdjanoy05I0_I-XUUztdEV4aoOPv1E9_R1usM6U1Za5SJDZGXJv3Fe1Cs0lg
Gambar 1. Shadow zone
(Sumber : http:// whs.moodledo.co.uk)

http://1.bp.blogspot.com/-CLHFpvNMfEI/UHPxQ13nuAI/AAAAAAAAACQ/votjwSFaXH4/s320/history-shadowzone.jpg
Gambar 2. Pembentukan shadow zone

Rabu, 19 September 2012

materi akustik kelautan II Kecepatan suara


Kecepatan suara

Kecepatan suara adalah istilah yang digunakan untuk menyebut kecepatan gelombang suara yang melalui medium elastis. Kecepatan ini dapat berbeda tergantung medium yang dilewati (misalnya suara lebih cepat melalui air daripada udara), sifat-sifat medium tersebut, dan suhu. Namun, istilah ini lebih banyak dipakai untuk kecepatan suara di udara. Pada ketinggian air laut, dengan suhu 21 °C dan kondisi atmosfer normal, kecepatan suara adalah 344 m/detik (1238 km/jam). Kecepatan suara akan lebih cepat melaju di air dan di benda padat. Kecepatan suara di air adalah 4.3 kali lipat kecepatan di udara, yaitu 1.484 m/detik. Kecepatan suara di besi adalah 15 kali lipat kecepatan di udara, yaitu 5.120 m/detik.
Namun pada umumnya kedalaman perairan berdasarkan kecepatan suara dibagi dalam 3 zona, yaitu :
a. Zona 1 (mix layer) : Kecepatan suara cenderung meningkat akibat faktor perubahan tekanan mendominasi faktor perubahan suhu
b. Zona 2 (termoklin) : Kecepatan suara menurun dan menjadi zona minimum kecepatan suara akibat terjadinya perubahan suhu yang sangat drastis dan mendominasi faktor perubahan tekanan.
c. Zona 3 (deep layer) : Kecepatan suara meningkat kembali akibat faktor perubahan tekanan mendominasi kembali faktor perubahan suhu.

Faktor-faktor yang mempengaruhi kecepatan suara di kolom perairan :
1.    Suhu
Suhu merupakan salah satu karakter fisik dari air laut yang penting.  Di wilayah lintang sedang dan rendah (dekat dengan wilayah tropis), suhu merupakan faktor penting yang mempengaruhi densitas dan kecepatan suara di dalam air.  Suhu di daerah tropis pada wilayah permukaan laut berkisar 26-29oC yang dipengaruhi oleh musim.
Pada kondisi perairan laut yang mempunyai suhu berbeda-beda  menimbulkan variasi kecepatan suara yang menyebabkan refraksi atau pembelokan perambatan gelombang suara.  Perubahan suhu yang sangat cepat pada lapisan termoklin menyebabkan pembelokan gelombang suara yang tajam dan pada lapisan ini bertindak sebagai bidang pantul. 

2.    Salinitas
Salinitas adalah jumlah zat-zat terlarut dalam 1 kg air laut, dimana semua karbonat telah diubah menjadi oksida, bromide dan iodide diganti oleh klorida dan semua bahan organik telah dioksidasi sempurna.  Pada umumnya perairan laut lepas memiliki kadar salinitas 35 psu, yang berarti dalam 1 kg air laut mengandung elemen-elemen kimia terlarut seberat 35 gram.  Dimana komposisi air laut tersebut terdiri atas 3,5% elemen-elemen kimia terlarut dan 96,5% kandungan airnya.
Salinitas dapat mempengaruhi kecepatan suara di dalam air, teutama di wilayah lintang tinggi (dekat kutub) dimana suhu mendekati titik beku, salinitas merupakan salah satu paling faktor penting yang mempengaruhi kecepatan gelombang suara di dalam air.  Distribusi  vertikal salinitas pada wilayah tropis, ekuator, dan sub tropis mengalami nilai yang paling kecil pada kedalaman 600-1000 m (34-35 pratical salinity unit/psu).  Di wilayah tropis nilai salinitas pada permukaan  berkisar 36-37 psu.  Salinitas maksimun pada wilayah perairan tropis terjadi pada kedalaman 100-200 m dekat dengan lapisan termoklin dimana kadar salinitas dapat mencapai lebih dari 37 psu.   Di daerah laut dalam, kadar salinitas relatif seragam dengan nilai 34,6-34,9 psu.  Salinitas di samudera seperti Atlantik, Pasifik, dan Hindia rata-rata 35 psu, di wilayah laut yang tertutup, nilai salitas rata-rata tidak jauh dari kisaran 35 psu tergantung dari penguapan yang terjadi.

3.    Lapisan Termoklin
Lapisan termoklin merupakan lapisan yang berada dalam kolom perairan di laut yang dimana pada lapisan ini mengalami perubahan suhu yang  drastis dengan lapisan yang berada dan di bawah  lapisan termoklin.  Di laut, termoklin seperti lapisan yang membagi antara lapisan pencampuran (mixing layer) dan lapisan dalam (deep layer).  Tergantung musim, garis lintang dan pengadukan oleh angin, lapisan ini bersifat semi permanen.  Faktor yang menentukan ketebalan lapisan ini di dalam suatu perairan seperti variasi cuaca musiman, lintang, kondisi lingkungan suatu tempat (pasang surut dan arus).
Penurunan suhu berbanding lurus dengan penambahan kedalaman dan salinitas.  Pada daerah dimana terjadi penurunan suhu secara cepat inilah dinamakan lapisan termoklin.  Di laut terbuka, lapisan ini berkarakter sebagai gradient kecepatan suara negative dimana dapat memantulkan gelombang suara.  Secara teknik lapisan ini membendung dari impendansi akustik yang terputus-putus (diskontinu) yang tercipta dari perubahan densitas secara mendadak.  Karateristik yang unik inilah yang membuat pentingnya lapisan termoklin untuk diketahui, terutama dibidang pertahanan dan keamanan (kapal selam). Lapisan termoklin mempunyai karateristik mampu memantulkan dan membelokan gelombang suara yang datang.

4.    Kedalaman Perairan
Kedalaman mempengaruhi cepat rambat suara di dalam air laut. Bertambahnya kedalaman, maka kecepatan suara akan bertambah karena adanya tekanan hidrostatis yang semakin besar dengan bertambahnya kedalaman. Rata-rata terjadi peningkatan kecepatan suara sebesar 0, 017 m/detik setiap kedalaman bertambah 1 meter.
Permukaan laut merupakan pemantul dan penghambur suara yang mempunyai efek yang sangat besar dalam perambatan suara ketika sumber atau penerima berada di perairan dangkal.  Jika permukaan halus sempurna, maka ia akan menjadi pemantul suara yang nyaris sempurna.  Sebaliknya jika permukaan laut kasar kehilangan akibat pantulan mendekati nol.
          
Kecepatan suara diperoleh dengan menggunakan rumus :
C = 1449,2 + 4,6T - 0,055T2 + 0,00029T3 + (1,34 - 0,010T)(S-35) - 0,016Z
dengan : C = Kecepatan suara (m/s)
               T = Suhu (oC)
               S = Salinitas (psu)
               Z = Kedalaman (m)
dengan begitu, dapat dikatakan bahwa kecepatan suara di laut dipengaruhi oleh suhu, salinitas, dan kedalaman laut.

Kamis, 13 September 2012

it's a book for president RI

9 perspektif menuju masa depan maritim indonesia....

Buku ini berisi 9 BAB permasalahan & solusi maritim kelautan indonesia, seperti sosial dan budaya maritim, ekonomi maritim, transportasi maritim, pertahanan dan keamanan maritim, politik, strategi untuk menuju negara maritim. 
Buku ini berupa kado untuk Bapak Presiden RI SBY, yang berulang tahun pada tanggal 09 september lalu. Diambil angka 9 itu bermakna dari tanggal kelahiran Presiden RI SBY. 


Senin, 10 September 2012

AKUSTIK KELAUTAN - Sejarah & Konsep

Agenda :
1. Sejarah 
2. Konsep 

= Sejarah =

Teknik ini ditempuh dengan menggunakan tali panjang yang ujungnya diikat dengan bandul timah sebagai pemberat. dari sebuah kapal tali diturunkan hingga bandul menyentuh dasar laut. Selanjutnya panjang tali diukur dan itulah kedalaman laut. Cara ini sebenarnya tidak begitu tepat karena tali tidak bisa tegak lurus akibat pengaruh arus laut. di samping itu kadang-kadang bandul tidak sampai ke dasar laut karena tersangkut karang. Cara ini juga memerlukan waktu lama. Namun demikian cara ini memiliki kelebihan yaitu dapat mengetahui jenis batuan di dasar laut, suhu dan juga mengetahui apakah di dasar laut masih terdapat organisme yang bisa hidup.

= Konsep = 
  1. laut dinamis 
  2. manusia pernah ke planet paling jauh, tetapi manusia belum ke laut dalam 
  3. dibutuhkan alat & metode untuk melakukan pedeskripsian kolom 
  4. metode akustik 
Hidroakustik 
gelombang suara yang dipancarakan melalui sebuah alat yang menghasilkan energi suara (transducer) pada kolom perairan. 

  • mengubah energi elektrik menjadi energi mekanik 
  • keceptan energi suara mencapai 1500m/s 
  • ketika energi mengenai suara target maka akan di kembalikan dalam bentuk echo
Metode akustik, merupakan proses pendeteksian target di laut dalam mempertimbangkan proses perambatan suara, karakteristik suara. 
Metode akustik memiliki keunggulan komparatif yang berkecepatan tinggi (great speed) estimasi stok ikan secara langsung (direct estimation) memproses data secara real time. 
Dalam menentukan selang waktu antara pulsa yang diterima transducter dari satu objek yang dideteksi 
( jarak = kec.suara x waktu/2 ) 

Akustik terbagi 2 antara lain :
  1. Akustik Pasif , merupakan suatu aksi mendengarkan gelombang suara yang datang dari berbagai objek pada kolom perairan. jenis ini memancarkan tetapi tidak menerima suara.
  2. Akustik Aktif , merupakan mengukur jarak dan arah dari objek yang dideteksi dan ukuran relatif  dengan menghasilkan suara dan mengukur waktu tempuh suara. Prinsifnya ialah SONAR 


Kapal Riset NOAA

Komplesitas dalam penelitian akustik kelautan 
  1. Gangguan dari kolam air 
  2. Human eror
  3. Kondisi alat
  4. Sumber daya manusia 

DAFTAR PUSTAKA 


Rabu, 04 Juli 2012

Hilangnya sumber daya manusia terhadap laut nusantara



Peradaban indonesia sebagai negara maritim dari generasi ke generasi semakin merosot bahkan menghilang. Sebagai negara kepulauan terbesar di dunia yang memilik 75% laut dan 25% daratan sepatutnya indonesia menanamkan strategi-strategi maritim dengan pilar utama suatu negara maritim antara lain : (1) source of food, energy and livelihood, (2) port and shipping dan (3) sea power yang kemudian mampu untuk melindungi laut nusantara indonesia, kemudian dibantu dengan penguasaan ilmu dan teknologi kelautan yang bertujuan menjadikan kualitas produk jasa yang bernilai tinggi dan membantu meningkatkan produktivitas kelautan.
Melimpahnya kekayaan laut nusantara sangat menjadi tolak ukur negara indonesia bagaimana cara memanfaatkan hasil sumber daya alam yang terdapat dilautan indonesia ini. Seharusnya dengan banyaknya peran-peran didalam menjaga dan mengembangkan laut nusantara indonesia ini, tetapi suatu kenyataan yang dilihat dengan kedua mata peran-peran tersebut sangatlah kurang. Realita dalam pendidikan yang berjenjang perguruan tinggi dalam bidang kelautan setiap tahunnya menerima mahasiswa yang tidak lebih dari 100 orang mahasiswa. Jika dibandingkan dengan penerimaan mahasiswa dalam bidang lain hingga 400 orang mahasiswa. Dalam hal ini saja sumber daya manusia yang ahli dibidang kelautan bisa dihitung menggunakan jari, apalagi yang paham betul terhadap kelautan. Rata – rata orang-orang ragu untuk masuk bidang kelautan karena sudah memiliki fikiran “ setelah lulus saya mau kerja dimana? Jadi nelayan? OMG NO KELAUTAN ” dan mereka takut dengan warna hitam, karena bidang kelautan lebih sering turun ke lapangan dan selalu menyatu dengan laut, matahari dan angin laut yang akan membuat warna kulit menjadi hitam, kulit menjadi kering, dan sudah tidak senanda dengan jaman sekarang yang sekarang lebih memperhatikan penampilan.
Kurangnya publikasi terhadap jurusan kelautan membuat orang indonesia sendiri kaget jika mendengar jawaban seorang mahasiswa yang bertemu tidak sengaja dijalan bahwa mahasiswa tersebut kuliah di bidang kelautan. Sampai – sampai orang yang bertanya itu terengah dan berbicara “SETELAH LULUS MAU JADI NELAYAN “ . Jangankan orang yang bertemu tidak sengaja dijalan, tetapi sering pula dalam lingkungan kampus sendiri tidak mengetahui bahwa dilingkungan kampusnya terdapat jurusan kelautan.
Kekayaan laut nusantara indonesia sangat amat besar maka wajar dibernarkan statement bahwa “CEWE MATRE KE LAUT AJA” karena jika di fikir secara logika laut memiliki potensi yang tinggi dan adanya harta karun di dalam laut. Indonesia terkenal dengan  negara yang cukup maju terhadap pendidikan, teknologi, dan sebagainya walaupun masih jauh dengan negara penjajah dahulu. Potensi bahari yang dimiliki indonesia menjadikan indonesia sebagai kawasan bagi habitat highest level of coral diversity ( lebih dari 5000 jenis coral). Kawasan coral triangel yang mencangkup 6 negara dan indonesia termasuk dari 6 negara tersebut. Kemudian Indonesia pun termasuk dalam potensi ikan tuna yang banyak, karena daerah migrasi ikan tuna menyebar di Indonesia yang menyebabkan banyaknya kapal nelayan asing yang seenaknya masuk ke perairan indonesia. Jika amati dari panjang garis pantai Indonesia berada pada posisi ke 2 setelah negara Canada, berati begitu dahsyatnya Indonesia jika diambil potensi di bidang kelautan. Bandingka dengan garis pantai negara Australia yang memiliki garis pantai 50.000 kilometer lebih kecil dari Indonesia. Tetapi Australia mampu memanfaatkan strategi kelautannya pada kawasan barrier reef . Indonesia sangat biasa melebihi  negara Australia dengan garis pantai Indonesia 81.000 kilometer, hanya dengan merubah strategi pada bidang kelautan. Mengubah fikiran orang – orang Indonesia lebih menjorong ke laut. Jika pemanfaatan di bidang kelautan bisa terkendali maka Indonesia bisa membayar hutang-hutanya pada negara lain, dan ini hanya memanfaatkan pada bidang kelautan.
Sesuai pengalaman yang pernah dijalanin selama 2 tahun berguru di perguruan tinggi dalam bidang kelautan banyak hal yang benar- benar memebuat saya menjadi semakin geurah untuk membangun kemajuan kelautan Indonesia.  Suatu ketika pergi ke pulau terluar Indonesia yaitu pulau enggano yang keberadaanya di Bengkulu Utara, akses menuju pulau enggano hanya terdapat 2 kapal antara lain: (1) kapal ferry pulo tello yang datangnya hanya 2 kali 1 minggu dengan waktu jarak tempuh dari Bengkulu ke Pulau enggano ini sekitar 12 jam dan (2) kapal perintis yang sama aksesnya seperti kapal ferry.  Kehidupan yang amat serba kurang dari cukup membuat masyarakat tenang dan menikmati kehidupan yang sedang mereka jalani. Potensi yang di miliki pulau enggano merupakan tempat migrasi tuna yang kemudian kapal nelayan asing masuk perairan ini, tapi keterbatasan yang dimiliki Pos Angkatan Laut (POSAL) pulau enggano membuat tentara angkata laut hanya bisa memantau dari kejauhan.  Masa depan sumber daya laut nusantara Indonesia pun semaki terancam kemunduran yang sangat derastis. Kurangnya pengaturan pertahanan dari pihak-pihak berwajib terhadap perbatasan perairan Indonesia, perhatian yang sangat kurang dari pemerintah yang mengakibatkan fasilitas amat kurang di pulau terluar Indonesia. Status sebagai nelayan begitu amat rendah, kedudukan mereka sangat dibawah standar. Tetapi dengan ketangguhan melawan gelombang mereka tetap bertahan hidup dengan mencari dan menangkap ikan setiap harinya.
Apabila kita flashback pada kejayaan kerajaan majapahit dan sriwijaya pada zamannya kekuatan armada lautnya sangat kuat sehingga hasil-hasil bumi mampu di distribusikan kesetiap wilayah di nusantara dan kerajaan majapahit mampu menjadikan pertahanan yang kuat dan besar sehingga dapat menguasai lautan dan melindungi keamanan laut nusantara. Walaupun ekonomi negara pada waktu itu berpusat pada bidang pertanian dan bersifat agraris, tetapi kekuatan negara ada pada suatu jaringan  armanda lautnya. Suatu kejayaan bangsa yang memiliki ciri-ciri kemaritiman dan berpengaruh pada setiap bagian-bagian wilayah yang dikuasainya.
Banggalah menjadi warga negara Indonesia dan menjadi bagaian sumber daya manusia dalam bidang kelautan, karena kemajuan negara ada ditangan kita. Cintailah laut maka akan lebih paham bagaimana mencintai Indonesia.
Mengutip pembicaraan dari seorang profesor “potensi indonesia begitu besar, namun jangan sampai melupakan loyalitas dan nasionalime terhadap indonesia”