halooooooo :)

WELCOMMMMMMMMMMMMMMMM

Rabu, 24 Agustus 2011

ATMOSFER DAN LAPISAN-LAPISAN ATMOSFER


ATMOSFER BUMI DAN LAPISAN BUMI

Atmosfer adalah lapisan gas yang melingkupi sebuah planet, termasuk bumi, dari permukaan planet tersebut sampai jauh di luar angkasa. Di bumi, atmosfer terdapat dari ketinggian 0 km di atas permukaan tanah, sampai dengan sekitar 560 km dari atas permukaan bumi. Atmosfer tersusun atas beberapa lapisan, yang dinamai menurut fenomena yang terjadi di lapisan tersebut. Transisi antara lapisan yang satu dengan yang lain berlangsung bertahap. Studi tentang atmosfer mula-mula dilakukan untuk memecahkan masalah cuaca, fenomena pembiasan sinar matahari isaat terbit dan tenggelam, serta kelap-kelipnya bintang. Dengan peralatan yang sensitif yang dipasang di wahana luar angkasa, kita dapat memperoleh pemahaman yang lebih baik tentang atmosfer berikut fenomena-fenomena yang terjadi di dalamnya.
Atmosfer bumi adalah lapisan udara yang mengelilingi atau menyelubungi bumi yang bersama-sama dengan bumi melakukan rotasi dan berevolusi mengelilingi matahari. Udara yang terkandung dalam atmosfir merupakan campuran dan kombinasi dari gas, debu dan uap air. Atmosfir berguna untuk melindungi makhluk hidup yang yang ada di muka bumi karena membantu menjaga stabilitas suhu udara siang dan malam, menyerap radiasi dan sinar ultraviolet yang sangat berbahaya bagi manusia dan makhluk bumi lainnya.
Lapisan atmmosfer mempunyai beberapa kandungan antara lain:
  • ·         Nitrogen 78,17 %
  • ·         Oksigen 20,97 %
  • ·         Argon 0,98 %
  • ·         Karbon dioksida 0,04 % dan
  • ·         Sisanya adalah zat lain seperti kripton, neon, xenon, helium, higrom, dan ozon.

Kripton adalah suatu unsur kimia yang gasnya tidak berwarna, tidak berbau, dan tidak berasa
Neon adalah unsur yang tidak mudah bereaksi dan suatu unsur gas mulia yang terdapat atmosfer hingga 1:65000 udara, neon diperoleh dengan mencairkan udara dan melakukan pemisahan dari gas.(anonim. 2008. Neon. Chem-is-try.org akses 22:56)
Xenon adalah suatu unsur yang berupa gas mulia, tidak berwarna, tidak berbau dan tidak berasa.
Helium adalah gas yang tidak berwarna, tidak berbau dan tidak berasa. Helium adalah gas mulia yang paling ringan. Helium digunakan sebagai gas vektor dalam kromatografi. Helium juga digunakan untuk mendeteksi kebocoran. Karena difusinya yang sangat cepat, helim sangat ideal untuk mendeteksi kebocoran mikro. Campuran Helium-Argon digunakan sebagai gas pelindung untuk pengelasan baja ringan yang tebal.


gambar 1. lapisan atmosfer beserta ketinggiannya
(sumber: http://aditgeoholic.blogspot.com) 

Lapisan-lapisan atmosfer bumi terdiri dari:

1.    Troposfer
Troposfer berada pada lapisan atmosfer paling bawah. Manusia dan makhluk hidup lain hidup di lapisan ini. Lapisan ini menjadi tempat akumulasi gas-gas oksigen, nitrogen, dan karbon dioksida. Uap air dan karbon dioksida yang banyak terdapat pada lapisan ini berfungsi menjaga
keseimbangan panas permukaan Bumi, terutama yang ditimbulkan oleh radiasi sinar inframerah dari Matahari. Pada lapisan ini terjadi penurunan suhu seiring dengan peningkatan ketinggian karena sangat sedikit penyerapan radiasi gelombang pendek dari Matahari.
Ketinggian troposfer : 0 - 15 km
Suhu lapisan troposfir : 17 - -52 º
Kurang lebih 80% gas atmosfer berada pada bagian ini

2.    Stratosfer
Stratosfer mempunyai dua lapisan molekul-molekul gas tipis yang tidak terdapat troposfer. Lapisan bawah mengandung bahan sulfat yang memengaruhi terjadinya hujan. Di stratosfer bagian atas terdapat lapisan ozon terbesar. Stratosfer adalah lapisan inversi, yaitu semakin tinggi dari permukaan Bumi, suhu udara akan meningkat. Kenaikan suhu ini disebabkan oleh lapisan ozon yang menyerap radiasi ultraviolet dari Matahari. Bagian stratosfer paling atas disebut stratopause, yaitu lapisan yang membatasi stratosfer dan mesosfer.
Ketinggian stratosfer : 15-40 km
Suhu lapisan stratosfer : -57 º
Lapisan ozon yang memblokir atau menahan sinar ultraviolet berada pada lapisan ini.

3.    Mesosfer
Suhu udara di lapisan mesosfer sangat dingin mencapai –100°C. Suhu yang sangat dingin ini menyebabkan meteor-meteor dari luar angkasa yang sangat panas pecah dan berubah menjadi batuan-batuan kecil yang tidak membahayakan kehidupan di Bumi. Di mesosfer terdapat lapisan ion atau udara bermuatan listrik yang disebut lapisan D. Lapisan D terbentuk karena sinar ultraviolet pada molekul-molekul udara bertemu dengan elektron bermuatan listrik negatif. Awan sinar malam yang berasal dari uap air atau debu meteorit muncul pada lapisan ini.
Ketebalan Mesosfer : 45 - 75 km
Suhu lapisan stratosfer : -140 º
Suhu yang sangat rendah dan dingin dapat menyebabkan awan noctilucent yang terdiri atas kristal-kristal es

4.    Termosfer
Pada lapisan termosfer terjadi ionisasi gas-gas oleh radiasi matahari sehingga lapisan ini dikenal juga dengan ionosfer. Berkat adanya gasgas yang mengalami ionisasi ini, sinyal-sinyal radio komunikasi dari permukaan Bumi dapat dipantulkan kembali ke Bumi, sehingga aktivitas komunikasi dapat terjadi. Pada lapisan ini terdapat pula sinar kutub (aurora) yang muncul di kala fajar atau petang.
Ketebalan themosfer : 75 - 100 km
Suhu lapisan stratosfer : 80 º

5.    Eksosfer
Kandungan gas utama pada lapisan eksosfer adalah hidrogen. Kerapatan udaranya semakin tipis sampai hampir habis di ambang luar angkasa. Cahaya redup yaitu cahaya zodiakal dan gegenschein muncul pada lapisan eksosfer. Cahaya ini sebenarnya merupakan pantulan sinar matahari oleh partikel debu meteorit yang jumlahnya banyak dan melayang di angkasa. Satelit-satelit buatan biasanya berada di lapisan ini
Ketebalan eksosfer : 500 - 700 km
Suhu lapisan stratosfer : -57 º
Tidak memiliki tekanan udara yaitu sebesar 0 cmHg

6.    Ionosfer
Bagian atmosfer yang terionisasi oleh radiasi matahari. Lapisan ini berperan penting bagi keelektrikan atmosfer dan membentuk batas dalam lapisan magnetosfer. Fungsi utamanya, di antara fungsi-fungsi yang dimilikinya, adalah memengaruhi rambatan radio ke tempat-tempat yang jauh di muka bumi.
Ketebalan ionosfer : 50 - 100 km
Adalah lapisan yang bersifat memantulkan gelombang radio. Karena ada penyerapan radiasi dan sinar ultra violet maka menyebabkan timbul lapisan bermuatan listrik yang suhunya menjadi tinggi


gambar 2. lapisan-lapisan atmosfer bumi
(sumber: http://lovelytobeamuslimah.blogspot.com)

DAFTAR PUSTAKA

anonim. 2009. Kripton. http:// http://chemiscihuy.wordpress.com/tag/kripton/
( diakses : rabu, 25 agustus 2011 pukul 22:52 wib)
( diakses : rabu, 25 agustus 2011 pukul 22:56 wib)
( diakses : rabu, 25 agustus 2011 pukul 23:57 wib)
Anonim, 2006. Lapisan atmosfer bumi. http://organisasi.org/lapisan_atmosfir_bumi
( diakses : kamis, 25 agustus 2011 pukul 00:15 wib)
Risqi, adrian. 2009. Lapisan atmosfer. http://ardianrsqi.com/2009/12/lapisan-atmosfer.html
( diakses : kamis, 25 agustus 2011 pukul 00:19 wib)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar